CARA KAMU BEBAS HUTANG 2020!


Dear Kamu,

Di tahun ini kamu sedang berpikir keras untuk bebas hutang (dalam hal ini kartu kredit) tahun 2020. Wihhh Gimana caranya kan kamu sering banget belanja! Jadi tahun lalu kamu sudah pahami rasio kredit-mu dan kamu kenali profile finansial mu. (Kalau kamu lupa apa itu Rasio Kredit: Apa itu dan Bagaimana Cara Menghitungnya? dan disini Pengertian Rasio Utang Terhadap Pendapatan dan Pengaruhnya untuk Anda)

Profil mu masih sehat sejahtera! Jadi intinya rasio kredit yang sehat itu dibawah 36% dari total pendapatan bulanan kita, kalau rasio 37-42% masih agak sehat tapi riskan, kenapa riskan, karena kalau tiba2 ada kebutuhan darurat dan perlu pengeluaran lebih situasinya bisa mengacam finansial kamu. Selebihnya diatas 43% bisa dikatakan gawat darurat.

Caranya gimana nih supaya kamu bisa bebas hutang 2020. Sebenernya konsep kartu kredit itu kan memberikan kita alokasi pinjaman yang harus kita bayar di tanggal jatuh tempo. Bank akan bebankan kita administrasi dan bunga hutang kalau kita terlambat.

NAH. Kenapa konsepnya gak kamu pakai aja. Konsep ini kamu namain SELF-CC. Dengan SELF-CC ini memang harus modal dulu sih, tapi toh sama aja kalau dari kartu kredit bank kamu dapat dana instan, kalau SELF-CC kamu kumpulin uangnya dulu. Tapi toh nominal yang kamu keluarin juga akan sama juga kan yang akan kamu bayarkan sejumlah itu juga, LOL.

Contohnya, misalnya kemampuan rasio kredit mu bisa beri kamu limit Rp. 5,000,000,-. Kamu harus buat satu akun untuk SELF-CC kamu lalu kamu Top-UP sejumlah kemampuanmu tersebut ke rekening baru. Setelah itu pemakaian bisa diperlakukan sama dengan kartu kredit lainnya.

Lalu bagaimana caranya supaya bisa top-up sampai segitu nominalnya. Nah itu awalnya yang susah, karena satu-satunya cara ya dengan sisihkan uang, A.K.A menabung.

Gimana kalau belum bisa? Ya berarti sama saja kamu belum siap. Tapi kamu bisa mulai dari yang sedikit dulu. balik lagi ke profil rasio hutang.

SELF-CC ini pengunaanya tetap harus menggunakan mindset yang sama dengan kartu kredit, kamu kasih jatuh tempo untuk bayar, untuk bisa leluasa makai kamu harus kembali top-up sesuai batas limit yang udah kamu sepakati itu, HARUS. Yaaa kalau kamu telat bayar kamu yang kredit macet ke dirimu sendiri. Siapa yang rugi? yaaaa... kita juga.

Terus gimana kalau mau naik limit? Nah yang ini kamu bisa berkaca ke dirimu sendiri, apa rasio kredit mu masih aman? Kalau iya kamu bisa sedikit-sedikit Top-UP. tapi dari pada kamu top-up untuk SELF-CC mending kamu alokasikan ke budgeting lain, misalanya INVESTASI.

Dengan SELF-CC seperti ini sebenarnya bisa buat kamu lebih leluasa memakai anggaran mu, bebas pilih  berapa bulan cicilan 0%, bisa tarik tunai tanpa denda, tidak di telephone debt collector kalau telat bayar, Nama kamu juga akan bersih di BI checklist dan akan memudahkan kita mengajukan pinjaman KPR dan lainnya. Ketika kamu lagi tidak pakai anggaran SELF-CC, rekening bank akan  kasih bunga yang lumayan, yah miskipun pasti ada potongan administrasi tapi percayalah potongan administrasinya tidak sekejam bunga hutang, biaya tahunan dan potongan admin kartu kredit yang lain2.

Kalau dilihat lebih banyak keuntungannya daripda Kekurangannya. Yah palingan kamu gak dapat Privilege Lounge, diskon dan lain-lain. Itu sih cincai dibandingkan kenyamanan dan ketentraman hidup; Bebas Hutang! Paling tidak kamu masih bisa dapat point setiap transaksi!


Inget ya, sejumlah nominal yang kamu alokasin itu bukan untuk foya2 dan sekali lagi ditekankan pemakaiannya seperti kartu kredit, lebih bagus lagi kalau tidak dipakai dan pengguannya lebih diperuntukan untuk kebutuhan darurat.


So far so good konsep ini di kamu Semoga cara ini terus berhasil, lain waktu update progress ya!

Cheers

Comments

Post a Comment